31 May 2024

Toyota Siapkan Baterai Berjangkauan 750 Mil

3 min read
Tesla, Toyota, pengisian daya, kendaraan listrik, mobil listrik, mobil, kendaraan, otomotif, ev charging

MOBLIS.ID – Toyota mengatakan pihaknya hampir dapat memproduksi massal baterai solid-state yang berpotensi revolusioner dan dapat menawarkan dua kali lipat jangkauan mobil listrik yang ada. Menurut Toyota, mobil yang ditenagai baterai solid-state dapat memiliki jangkauan 745 mil, waktu pengisian 10 menit, dan memasuki pasar pada tahun 2027 atau 2028.

Para ahli telah menyajikannya sebagai teknologi revolusioner yang dapat membawa kendaraan listrik ke arus utama. Beralih ke kendaraan listrik berada di luar jangkauan banyak orang Amerika, para ahli telah memperingatkan, karena kurangnya akses ke port pengisian daya membuat mereka takut terjebak dalam kendaraan jarak pendek.

Jarak tempuh mobil listrik bervariasi antar model, tetapi biasanya sekitar 300 mil. Meskipun baterai solid-state bisa menjadi hal yang revolusioner, baterai ini juga menghadirkan tantangan bagi produsen. Menurut Toyota, salah satu kendala terbesar adalah proses perakitan, di mana lapisan sel katoda dan anoda harus ditumpuk dengan cepat dan tepat.

Klaim bahwa Toyota berada di ambang mampu memproduksi baterai solid-state secara massal pertama kali dipublikasikan di Financial Times pada hari Senin (23/10/2023). “Dalam hal kecepatan penumpukan, kita hampir mencapainya. Kami akan meluncurkan volume yang lebih besar dan memeriksa kualitasnya,” kata seorang insinyur perusahaan.

Awal bulan Oktober ini, CEO Toyota Koji Sato mengumumkan bahwa perusahaannya akan bermitra dengan perusahaan penyulingan minyak besar Jepang Idemitsu Kosan dalam proyek pembuatan baterai. “Dengan upaya berulang-ulang yang melibatkan trial and error, kami telah berhasil mengembangkan material yang lebih stabil dan tidak mudah retak,” kata Sato kepada wartawan di Tokyo saat pengumuman dengan Idemitsu.

“Masa depan mobilitas terletak pada keterkaitan antara sektor otomotif dan energi, termasuk inovasi yang berasal dari Jepang ini,” katanya.

  •  Toyota mengatakan baterai barunya akan menawarkan jarak tempuh 745 mil dan pengisian daya 10 menit
  • Seorang insinyur di perusahaan tersebut mengatakan bahwa pihaknya hampir mampu memproduksinya secara massal
  • Produksi awalnya akan dibatasi tetapi CEO-nya mengatakan mereka mungkin tiba pada tahun 2027

Dorongan Toyota datang ketika penjualan kendaraan listrik di AS merosot dan pakar otomotif berpendapat bahwa kombinasi harga tinggi dan jangkauan terbatas telah membuat pengendara Amerika kecewa.

Rata-rata mobil listrik yang dijual di AS mendekati jangkauan 300 mil, menurut analisis Bloomberg mengenai penjualan kendaraan listrik awal tahun ini. Jangkauan rata-rata mobil berbahan bakar gas model tahun 2021 adalah sekitar 405 mil, menurut laporan dari Departemen Energi AS.

Dan baterai litium-ion cair yang kontroversial telah lama menjadi pusat kritik seputar kendaraan listrik, mengingat terbatasnya kemampuan daur ulang dan ketergantungan pada penambangan litium dan risiko kebakaran. Baterai solid state menawarkan waktu pengisian daya yang lebih cepat, kapasitas lebih besar, masa pakai lebih lama, dan menurut laporan terbaru, baterai ini dapat mengurangi jejak karbon kendaraan listrik hampir seperempatnya .

Meskipun baterai solid state sulit diproduksi, Toyota mengklaim telah mencapai ‘terobosan’ teknologi yang memungkinkannya memproduksi baterai dengan kecepatan yang sama seperti baterai kendaraan listrik yang sudah ada.

Toyota berharap pengembangan ini akan memungkinkan mereka untuk mengimbangi kekalahan dari Tesla dan rival mereka yang semakin dominan di Tiongkok seperti BYD, namun mengakui bahwa produksi awalnya akan kecil. “Saya pikir hal yang paling penting saat ini adalah meluncurkan [baterai solid-state] ke seluruh dunia dan kami akan mempertimbangkan peningkatan volume dari sana,” kata Sato.

Banyak produsen mobil terkemuka lainnya juga sedang mengerjakan baterai solid-state, termasuk Nissan dan Ford. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *