5 March 2024

Akio Toyoda Tinggalkan Jabatan CEO Toyota

2 min read
Toyota Motor Corp, Toyota, Akio Toyoda, CEO Toyota, Koji Sato, Toyota Lexus, GAZOO, otomotif, kendaraan, mobil, mobil listrik, kendaraan listrik, Takeshi Uchiyamada

 MOBLIS.ID – Toyota Motor Corp bakal mengalami perubahan manajemen. Ini terjadi karena Akio Toyoda menyatakan akan mundur dari jabatannya sebagai CEO Toyota pada 1 April 2023 mendatang.

Toyoda sudah menerima amanah posisi tersebut selama 13 tahun. Koji Sato akan menggantikan posisi Toyoda. Selama ini Sato menjabat sebagai Chief Branding Officer perusahaan. Sato juga memiliki tugas khusus menggawangi divisi Toyota Lexus dan perusahaan balap GAZOO sejak 2020.

Setelah mengundurkan diri, Toyoda akan menjadi ketua dewan yang baru. Ketuanya kini adalah Takeshi Uchiyamada yang akan tetap menjadi anggota dewan.

Toyoda yang sudah berusia 66 tahun merupakan cucu pendiri Toyota dan menjabat sebagai kepala eksekutif sejak Juni 2009. “Saya pikir cara terbaik untuk melanjutkan transformasi Toyota adalah dengan menjadi chairman untuk mendukung presiden baru, dan ini telah diputuskan hari ini. Ketua Uchiyamada telah lama mendukung saya dengan segala cara yang bisa dibayangkan,” ungkap Toyoda dalam siaran resmi di laman perusahaan.

Toyoda mengaku selama menjabat sebagai bos di Toyota dia merasa seperti menjalani masa perjuangan untuk bertahan hidup hari demi hari. “Perubahan struktural Toyota saat ini dipicu oleh pengunduran diri saya,” kata Uchiyamada, menekankan bahwa pensiun dirinya akan memberi jalan bagi generasi baru. “Fondasi untuk meneruskan tongkat estafet kepada generasi berikutnya telah diletakkan.”

Sebagai pengganti, Sato bertekad bakal mengembangkan mobilitas baru. Menurut dia, kendaraan pada masa depan bakal berkembang dalam konsep mobilitas itu sendiri. “Di tengah-tengah itu, saya berharap dapat mempertahankan nilai esensial mobil dan mengusulkan bentuk mobilitas baru,” ujarnya.

Toyota memelopori mobil ramah lingkungan pada 1997 lewat model Prius Hybrid. Perusahaan juga ingin memproduksi kendaraan listrik, mengejar salah satu pesaingnya yang sangat serius di segmen ini, yaitu Tesla

Perusahaan pada Desember 2021 menyatakan berencana memproduksi 30 model mobil listrik pada 2030. Pada Desember 2022, sebuah konsorsium yang dipimpinnya mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan truk pickup sel bahan bakar hidrogen di Inggris Raya.

Toyoda sempat menjadi salah satu penentang yang paling vokal terhadap elektrifikasi dan mendorong pengembangan bahan bakar alternatif. Konsekuensinya, Toyota hanya menawarkan satu kendaraan listrik di Amerika Serikat dan beberapa jenis kendaraan berdasarkan konsep hibrida. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *